You are here
Home > InfoPedia

Fakta tentang Tim Mawar

prabowo dan kopasus
Bagikan :

POJOKSIANA.COM – Mahasiswa atau Aktivis tahun 1998 tahu betul istilah Tim Mawar. Bagi mahasiswa pro-demokrasi 1998, nama tim mawar adalah nama yang ditakuti dan juga di benci, sebab banyak aktivis yang meninggal dunia atau tiba-tiba hilang, Tim Mawar lah yang diduga sebagai dalang nya. Tidak heran jika nama tim mawar begitu di benci mahasiswa/aktivis pro-demokrasi 1998.

Status tim mawar sendiri sebenarnya masih penuh teka teki sampai sekarang. Ada yang mengatakan bahwa Tim mawar atau Tim Mawar Kopassus merupakan satuan khusus yang terdiri dari 11 prajurit Kopassus berasal dari Grup IV Kopassus. Mereka yang direkrut adalah para perwira dan bintara. Saat itu Prabowo Subianto menjabat Danjen Kopassus.

Pengadilan Mahkamah Tinggi Militer

Pada sebuah sidang di pengadilan Mahkamah Tinggi Militer  pada bulan April tahun 1999. Berujung pada pembubaran Tim Mawar serta hukuman penjara kepada 11 Prajurit Tim Mawar. Pembubaran Tim Mawar tidak berarti dapat menjawab segala kontroversi atau teka-teki yang ada pada Tim tersebut.

Lalu bagaimana dengan Prabowo Subianto. Saat persidangan Prabowo sudah tidak menjabat lagi sebagai Danjen Kopassus. Saat itu Agum Gumelar bersama Susilo Bambang Yudhoyono merupakan Dewan Anggota Kehormatan (DKP). Mereka bertugas menyelidiki dan memeriksa kasus ini. Kasus dugaan pelanggaran HAM berat yang di lakukan anggota Tim Mawar. Sebulan lebih mereka memeriksa Prabowo Subianto. 

Hasil pemeriksaan ternyata di temukan fakta dan bukti-bukti yang menguatkan bahwa dia melakukan pelanggaran Ham yang berat. Tim Mawar yang melakukan penculikan. Dalam persidangan, mantan Danjen Kopassus, Prabowo Subianto dinyatakan bersalah kemudian dipecat dari TNI

Setelah itu nama tim mawar, tenggelam dari percakapan publik. Lebih dari 20 tahun lamanya pasca reformasi Tim Mawar nyaris dilupakan.Namun belakangan nama Tim Mawar kembali muncul ke Publik, eks Tim Mawar di kait-kaitkan dengan dalang dibalik rusuhnya aksi 21- 22 Mei di depan kantor Bawaslu. Hal itu di ungkapkan majalah Tempo.co edisi senin 10 Juni 2019. Tempo.co menyatakan bahwa informasi yang dihimpun adalah fakta kepingan puzzle, dari berbagai sumber. informasi tersebut berupa catatan percakapan ponsel dan wawancara terhadap tersangka kerusuhan.

Sejauh ini Kepolisian terus berupaya mencari bukti-bukti mengenai indikasi yang mengarah pada keterlibatan Tim Mawar di balik kerusuhan agar publik tidak lagi dibuat bias dengan pemberitaan media massa. Meskipun Tim Mawar identik dengan Prabowo, namun Kepolisian belum menemukan keterkaitan antara keduanya dibalik kerusuhan tersebut. Kita perlu mendorong kinerja kepolisian untuk segera mengungkap fakta terkait kerusuhan 21-22 mei yang banyak menelan korban.

Tinggalkan Balasan

Top