You are here
Home > InfoPedia

Isu Radikalisme, Masuk Dalam Soal Tes CPNS 2019

cpns 2019
Bagikan :

Pojoksiana.com – Radikalisme merupakan salah satu problem di bangsa kita akhir-akhir ini. Kondisi ini bisa menghancurkan keutuhan bangsa. Radikalisme merupakan suatu ideologi atau paham yang hendak melakukan perubahan pada sistem bangsa kita dengan cara inkonstitusional.

Oleh sebab itu, pemerintah berupaya untuk menangkal gerakan radikalisme ini di berbagai sektor. Pemerintah mendorong seluruh lapisan masyarakat agar menjadi bagian dari pencegahan paham radikalisme. Dan mengedepankan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi yang mempersatukan bangsa.

Menangkal penyebaran radikalisme, harus dimulai dari segala lini. termasuk pada rekrutmen CPNS. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana akan memasukkan isu radikalisme dalam pertanyaan pada seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.

Komposisi pertanyaan seputar isu radikalisme akan dimasukkan dalam kategori Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Pertanyaan seperti itu diharapkan dapat mencegah para CPNS dari paparan radikalisme. Bima Haria Wibisana menjelaskan bahwa pada tes kebangsaan akan dimasukkan soal-soal seperti itu.Ke depan akan ubah soal-soal TWK ini dan memasukkan soal tes radikalisme.

Para peserta seleksi CPNS tahun ini, akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Dalam SKD terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Tes Inteligensia Umum (TIU)

BACA JUGA : TES TKP, MOMOK BAGI PENDAFTAR CPNS

Seleksi SKD direncanakan akan dilaksanakan pada Februari 2020 kemudian dilanjutkan dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada bulan Maret 2020. Tahun ini, pemerintah berencana membuka 152.286 formasi dengan rincian formasi. Instansi pusat dengan jumlah 37.425 formasi di 68 kementerian/lembaga (K/L). Sementara untuk instansi daerah 114.861 formasi di 462 Pemda. Terdapat dua jenis formasi yang akan dibuka dalam CPNS 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus.

Adapun formasi jabatan yang dibuka adalah dari tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lain. Tiga besar formasi terbanyak dalam penerimaan CPNS tahun ini adalah guru sebanyak (63.324 formasi), tenaga kesehatan sebanyak (31.756 formasi), dan teknis fungsional sebanyak (23.660 formasi).

Top