You are here
Home > InfoPedia

Peringati Sumpah Pemuda, Aliansi Mahasiswa Akan Kepung Istana

aksi mahasiswa
Bagikan :

Pojoksiana.com – Semangat perjuangan mahasiswa tampaknya belum padam. Aksi demonstrasi yang dilakukan beberapa waktu lalu di rasa belum mendapatkan titik terang. Sejumlah tuntutan yang menjadi isu utama dalam demonsrasi belum dipenuhi oleh pemerintah. Dampak dari demonstrasi tidak sedikit, banyak korban yang berjatuhan. Dari pihak mahasiswa maupun pihak keamanan. Beberapa mahasiswa bahkan tewas, ratusan luka-luka. Dan tentu saja kerugian material yang hancur saat terjadi bentrokan antara demonstran dengan aparat pengamanan.

Mahasiswa tampaknya belum puas dengan hasil tuntutan, yang berakhir pada ditundanya pembahasan RUU KUHP oleh DPR RI. Sebab selain tuntutan itu masih banyak tuntutan lain yang belum di akomodir oleh pemerintah. salah satu diantaranya adalah mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang (PERPPU) tentang KPK.

Bertepatan dengan momentum peringatan sumpah pemuda (28/10/2019). Para mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia akan kembali turun ke jalan, melakukan aksi demonstrasi pada Senin (28/10). Aksi tersebut akan diikuti oleh sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan aliansi mahasiswa.

BACA JUGA : CATATAN UNTUK MAHASISWA

Dilansir dari Kumparan.com, Manik Marganamahendra menyebut bahwa gerakan ini adalah, Gerakan Indonesia Memanggil. Selain menuntut PERPU KPK, mereka juga menuntut pemerintah untuk bertanggung jawab atas korban yang tewas pada aksi demontrasi di akhir September itu.

Momen sumpah pemuda dianggap sangat pas, bagi para mahasiswa untuk kembali turun ke jalan mendesak Presiden mengeluarkan PERPPU KPK. Selain itu juga akan dideklarasikan gerakan rakyat dan pemuda. Aksi ini akan dimulai dari pagi hari. Dan titik kumpul di patung kuda, Jalan Medan Merdeka Barat dan akan long march sampai depan Istana.

Top